mengenang kopimu
tak ada yang menyamai rayuan pekat kopi yang tlah kau seduh kala itu..
begitu menyengat hingga merajang tubuh dalam kesendirian,
meski tak bisa memutar waktu…
kucoba mengais sisa lembaran daun yang tlah mengering…
sendiri tanpamu…
dengan menikmati keintiman nan sakral bersama kepulan kopi panas ini *
About this entry
You’re currently reading “mengenang kopimu,” an entry on Estyriyani's Weblog
- Published:
- March 2, 2010 / 19:09
- Category:
- Tak Berkategori
- Tags:


4 Comments
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]