bulan…dia dan aku

“kekasihku” adalah bayangan yang diberikan bulan padaku…sms itu dikirim oleh temanku Gede setahun lalu tertanggal 25 Februari 2009, dan sms ini masih tersimpan seperti sediakala. Sewaktu akan menghapus inbox ku yang penuh…ternyata sms ini masih ada. Pas banget dengan yang aku rasakan saat ini,

bulan...dia dan aku

jangan kau bantah…
ketika kuakui “aku jatuh hati padamu”
karena ku tak ingin jawaban apapun dari mulutmu,
aku pun tak ingin mendengar kata “iya” atau “tidak”,
aku hanya ingin memandang ulasan senyummu…
tanpa kata,
seperti bulan…
yang tak lelah mengumbar senyum manis
sekaligus jadi saksi pengakuan hati ini,

jangan kau bantah jua…
bila sebenarnya kau tlah suguhkan kopi pekat nan hangat
disaat cahaya hangat bulan menyepi

sehingga…jangan kau bantah lagi
ketika kau bergerak meninggalkanku bersama rintikan gerimis…
aku hanya mengamati punggungmu bersama bayangan bulan saja,
dan hingga kini…aku hanya bisa menikmati bayangmu
yang dititipkan pada bulan untukku

tanpa ingin membantah sedikitpun…
bulan…saat ini aku begitu merindunya,
kuingin…kau dia dan aku…melewati hangatnya malam bersama
seperti sebelumnya *

menanti bulan

Entah…beberapa hari ini aku sangat merindukan bulan…mungkin karena musim hujan sehingga jarang melihat pesona bulan yang begitu indahnya. Karena begitu rindu pada bulan…hingga dini hari kemarin ketika pulang dari kerja…dalam perjalanan pulang saat mengendarai motor…aku begitu terpana menyaksikan keanggunan bulan yang bagaikan supermodel siap-siap akan dipotret dari berbagai penjuru sisi…dan tentu saja disaksikan oleh semua mata.

Memandang bulan tidak hanya decak kagum yang sering berteriak kecil dalam hatiku…atau bahkan senyum simpul yang seringkali kulontarkan padanya…tapi lebih dari itu. Ketika galau dan terpuruk…tatapan bulan membantuku meneduhkan geloraku, ketika amarahku berkecamuk…cahaya bulan membantu menguraikan ego ini. Sebaliknya ketika bahagia…bulan juga ikut menyertaiku dengan senyumnya yang indah…penuh dengan lenggak-lenggok mengikuti irama awan dan angin yang mengiringi.

Yah…aku begitu kagum akan kehadiran bulan. Bisa kugambarkan sebagai sosok feminisme yang tegar…kuat sekaligus anggun meski sedikit angkuh…mandiri…pemaaf…mengalah…dan berjiwa tenang serta bijaksana. Sedikitnya dari sifat-sifat yang bisa kugambarkan itulah…kehadiran bulan bisa membuatku terpacu dan bersemangat menghadapi lika-liku hidup ini. Karena bulan pun…tak pernah menyerah atau putus asa menghadapi gemuruhnya lika-liku serta perubahan musim dan roda waktu…dia tetap melaksanakan perannya dengan senyum yang tulus :)

Berbicara tentang bulan…aku jadi teringat lagu yang dinyanyikan ulang dan dipopulerkan lagi oleh penyanyi cilik Tasya “ambilkan bulan bu” yang diciptakan oleh sang maestro pencipta lagu anak-anak, Abdullah Totong Mahmud atau yang lebih terkenal dengan sebutan AT Mahmud. Sempat lupa-lupa ingat lirik lagunya. Karena penasaran…aku search hunting di google dan download lah lagunya…hehehe (membajak nih ceritanya). Setelah aku dengar lagi lagunya…wah seneng banget, liriknya begitu lugas…manis…polos…apa adanya dan sangat alami, belum lagi karakter vokal Tasya saat menyanyikan lagu ini memang begitu murni kesan anak-anaknya, sehingga pas ketika menyanyikan lagu ini. Hmm…coba sekarang ada lagu khusus anak-anak yang nuansanya alami seperti itu ya…benar-benar kangen lagu anak-anak seperti itu.

ambilkan bulan bu…
ambilkan bulan bu
yang selalu bersinar di langit
di langit bulan benderang
cahayanya sampai ke bintang
ambilkan bulan bu
untuk menerangi tidurku yang lelap di malam gelap
(penyanyi Tasya – Ambilkan Bulan Bu    pencipta AT Mahmud)

Entah kebetulan atau tidak…seringkali ketika aku menggendong anak kecil…aku seringkali menyanyikan lagu Tasya ini sambil menunjuk jari ke bulan dan memandang bulan, meski sambil asal-asalan lagunya…karena lupa-lupa ingat liriknya…hehehe, tapi yang kugendong seringkali diam terpaku ketika kunyanyikan lagu ini. Tapi ngomong tentang bulan juga….lagu favorit yang sering aku putar ketika sedang on air, adalah lagu milik suara Diana Krall “Fly Me To The Moon” yang memang pertama kali dipopulerkan oleh Frank Sinatra. Wah…speechless deh ngomongin lagu ini…liriknya romantis dan lagunya ga pernah lekang oleh jaman.

Advertisement

About this entry